Raja Charles III Berdiri Berjaga di Depan Peti Jenazah Ratu Elizabeth II

Raja Charles III Berdiri Berjaga di Depan Peti Jenazah Ratu Elizabeth II

London: Gelombang kedatangan warga, mulai dari pensiunan hingga mantan kapten sepak bola Inggris David Beckham, mengantre panjang untuk memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah Ratu Elizabeth II di Westminster Hall, London. Antreannya begitu panjang, sehingga pihak berwenang sempat menghentikan sementara prosesi penghormatan pada Jumat, 16 September.
 
Menjelang sore, antrean masuk ke Westminster Hall telah dibuka kembali. Tetapi pemerintah Inggris memperingatkan bahwa waktu tunggu akan mencapai lebih dari 24 jam di antrean sepanjang 5 mil (8 kilometer). Pemerintah juga memperingatkan bahwa “suhu di malam hari akan menjadi sangat dingin.”
 
Dikutip dari The Star pada Sabtu, 17 September 2022, Raja Charles III beserta tiga saudara kandungnya berdiri berjaga di sekitar peti jenazah ibunda mereka yang terbungkus bendera selama 15 menit pada Jumat malam. Tangisan bayi menjadi satu-satunya suara yang terdengar di Westminster Hall.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka yang datang membungkukkan badan atau membuat gestur tanda salib di depan peti jenazah Ratu Elizabeth II. Beberapa veteran perang, medali mereka bersinar di lampu sorot, memberikan salam hormat.
 
Beberapa orang terlihat menangis. Banyak juga yang saling berpelukan saat melangkah pergi, bangga telah menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean demi memberikan penghormatan terakhir.
 
Beckham terlihat di barisan pelayat di dekat Gedung Parlemen Inggris saat makan siang pada Jumat. Ia diyakini telah bergabung dalam antrean pada pukul 2 dini hari dan mengantre selama lebih dari 10 jam. Mengenakan kemeja putih dan dasi hitam, ia membungkuk di hadapan peti Ratu, sebelum kemudian meninggalkan Westminster Hall.
 
“Kami beruntung sebagai sebuah bangsa karena memiliki seseorang yang telah memimpin kami seperti Yang Mulia untuk waktu lama. Beliau memimpin dengan kebaikan, perhatian dan selalu meyakinkan,” kata Beckham.
 
“Saya pikir itulah satu-satunya hal yang membuat kami semua merasa aman. Saya pikir Yang Mulia adalah seorang sosok istimewa dan akan dirindukan, tidak hanya oleh semua orang di negara kami, tetapi semua orang di seluruh dunia,” sambungnya.
 
Baca:  Pemakaman Ratu Elizabeth II Berlangsung 19 September, Berikut Rangkaian Prosesinya
 

(WIL)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.