TGIPF Kumpulkan Fakta dari Stadion Kanjuruhan

TGIPF Kumpulkan Fakta dari Stadion Kanjuruhan

Malang: Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) meninjau Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 7 Oktober 2022. Peninjauan ini untuk mengumpulkan fakta-fakta terkait tragedi yang menewaskan 131 orang di stadion itu pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022 lalu.
 
“Kami mencari sebanyak mungkin bukti-bukti yang mengarah kepada proses terjadinya kematian, kami berusaha mendapatkan data-data,” kata anggota TGIPF Kanjuruhan, Donny Monardo, di Malang.
 

Donny menjelaskan pada peninjauan kali ini, TGIPF membawa tim yang berisikan pakar dokter ahli emergensi Indonesia. Para pakar ini dilibatkan untuk memahami apa yang terjadi di stadion tersebut di malam tragedi usai pertandingan Arema Malang melawan Persebaya Surabaya.
 
“Beberapa hari yang lalu tim sudah bertemu dengan sejumlah pakar untuk memahami yang terjadi. Terutama kepada masyarakat yang wafat dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejauh ini TGIPF sudah mendapatkan sejumlah temuan fakta. Salah satunya adalah bahwa pintu 12 dan 13 di Stadion Kanjuruhan dalam kondisi tertutup saat terjadi tragedi kemanusiaan itu.
 
“Kami sedang mengumpulkan data-data dan akan segera mengundang para pihak yang bertanggung jawab untuk mengamankan pintu tersebut,” ungkapnya.
 
Korban tragedi ini dimungkinkan juga akan dilakukan langkah autopsi untuk mencari kepastian penyebab kematian. Apalagi, berdasarkan keterangan pihak berwajib, banyak korban yang mengalami patah tulang, trauma di kepala dan leher dan asfiksia.
 
Ketua Pengurus Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia (PERDAMSI), Bobi Prabowo, menambahkan, untuk melakukan tindakan autopsi, masih membutuhkan arahan pakar dan pihak yang berwajib. “Kami menunggu arahan lebih lanjut untuk para pakar dan yang berwajib,” ujarnya.
 
Sebelumnya 131 orang meninggal akibat kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam, 1 Oktober 2022.
 
Pada Tragedi Stadion Kanjuruhan ini, ratusan orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka dan sebagian diantaranya dirawat di rumah sakit.
 
 
 

(DEN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.