Airlangga Sebut Indonesia Sudah Diperhitungkan Dunia

Airlangga Sebut Indonesia Sudah Diperhitungkan Dunia

Menko Airlangga Hartarto dalam acara Srawungan Sanak Mangkunegaran di Solo, Jawa Tengah. (dok kemenko)

GenPI.co – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas 5 persen dan inflasi 4,9 persen, seiring membaiknya penanganan pandemi covid-19.

“Setelah lepas dari covid-19, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif bagus dalam tiga kuartal Indonesia ini,” kata Airlangga dalam acara “Srawungan Sanak Mangkunegaran” di Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/9).

Airlangga mengatakan membaiknya penanganan pandemi covid-19 terlihat dengan kegiatan masyarakat seperti acara Yaa Qowiyyu atau upacara tradisi sebar apem di Jatinom Klaten yang dihadiri lebih dari 30.000 orang.

Hal tersebut, kata Airlangga, menunjukkan bahwa masyarakat sudah kangen kegiatan-kegiatan yang kemasyarakatan dan tentunya hal ini bisa terus berlanjut karena penanganan pandemi covid-19 terus berlanjut.

Kondisi itu juga yang membuat tingkat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) masyarakat terus meningkat, karena memperlihatkan aktivitas ekonomi mulai membaik dan jalanan kembali ramai.

Tingkat konsumsi BBM jenis pertalite dan solar yang meningkat hingga melampaui kuota itu yang membuat pemerintah harus menyesuaikan harga, agar belanja subsidi energi tidak melampaui Rp502 triliun.

Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak kenaikan harga tersebut, pemerintah memberikan bantuan sosial sebesar Rp150.000 selama empat bulan dan mengimbau daerah untuk mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 2 persen untuk menjaga inflasi.

Pemerintah, lanjut Airlangga, juga terus menyediakan pasokan pangan agar harga-harga tetap terjangkau dan inflasi tetap stabil dalam sasaran yang sudah ditetapkan, meski harga BBM mengalami kenaikan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.