Catatan Dahlan Iskan: Ratu Wushu

Catatan Dahlan Iskan: Ratu Wushu

Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

GenPI.co – Ia sudah diterima di jurusan elektronika ITS. Ia sudah jalani kuliah di situ selama satu semester. Ia berhenti. Ia pilih jadi atlet wushu.

Ia contoh pribadi yang fokus. Hari ini ia akan tampil di Kejuaraan Nasional Wushu, memperebutkan Piala Presiden. Di Surabaya. Di Graha Unesa yang megah itu.

Namanya: Ahmad An’im Zaidan Abu Zaki. Kecintaannya pada wushu membuat hatinya terbelah: pilih elektro atau pilih wushu.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan soal Eko Kuntadhi dan Ning Imaz: Ning Tenar

“Saya takut dua-duanya gagal. Kuliah gagal, wushu gagal,” katanya kemarin. “Saya pilih wushu,” tambahnya.

Tapi Zaidan tetap kuliah. Ia cari jurusan yang bisa memberi peluang untuk tetap disiplin latihan wushu. Tiap hari. Kecuali Minggu.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan dan Hasan Aspahani: CCTV, Siapa Membunuh Putri (13)

“Kini saya ambil jurusan komunikasi di UPN Surabaya,” katanya.

Zaidan tidak sendiri. Ia ajak adik perempuannya latihan wushu. Sang adik juara dunia  junior untuk kategori tangan kosong. Tahun lalu. Penyelenggaranya organisasi wushu dunia: secara online.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan dan Hasan Aspahani: Kenapa Disekap, Siapa Membunuh Putri (12)

Nama Sang adik: Utiqo Romadlona Ummi Auna. Umur 14 tahun. Sekolahnya di SMP NU Khadijah, Wonokromo, Surabaya. Utiqo istimewa: hafal Quran. Khafidzah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.