Menaikkan Harga BBM Bukan Keputusan Mudah, Kata KSP

Menaikkan Harga BBM Bukan Keputusan Mudah, Kata KSP

Menaikkan Harga BBM Bukan Keputusan Mudah, Kata KSP – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo. Foto: Ferry/GenPI.co

GenPI.co – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo menyampaikan pemerintah tak mudah untuk mengambil keputusan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Hal itu dia sampaikan setelah bertemu dengan massa BEM SI yang menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

Abraham menerangkan Aliansi BEM SI menyampaikan tiga tuntutan, di antaranya meminta untuk membatalkan kebijakan penyesuaian harga BBM.

BACA JUGA:  Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa BEM SI Mulai Padati Kawasan Patung Kuda

“Namun, pemerintah ingin menyampaikan kebijakan itu bukan hal yang mudah diambil,” ucap dia di lokasi.

Abraham mengeklaim pemerintah sudah berupaya luar biasa untuk menjaga harga BBM di Indonesia tidak naik.

BACA JUGA:  Brutal! Massa BEM SI Bongkar Barikade dan Beton saat Demo BBM

Akan tetapi, kata dia, situasi di dunia sedang tidak normal. Abraham menyebut laporan PBB menyatakan dunia sedang mengalami tiga krisis, yakni energi, pangan, dan keuangan.

“Jadi, jangan dianggap kemauan pemerintah untuk menaikkan harga BBM,” terangnya.

BACA JUGA:  Buntut BBM Naik, PMII Harap Pemprov DKI Jakarta Pangkas Tarif Transportasi Publik

Abraham menerangkan pemerintah justru berusaha menekan harga BBM di Indonesia tetap terjangkau.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.