Skakmat Demokrat, Hasto: Harusnya Rapimnas Isinya Bukan Fitnah!

Skakmat Demokrat, Hasto: Harusnya Rapimnas Isinya Bukan Fitnah!

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Ferry Budi Saputra/GenPI.co

GenPI.co – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai pernyataan Ketua Majelis Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) penuh dengan politik fitnah.

Sebelumnya, SBY mengkritisi kinerja pemerintahan Jokowi dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Jumat (16/9).

“Rapat pimpinan nasional suatu partai hendaknya untuk menyampaikan politik kebenaran, bukan politik fitnah, bukan politik dengan suara-suara menuduh adanya kebatilan, dan adanya kejahatan,” kata Hasto dikutip ANTARA, Minggu (18/9).

BACA JUGA:  Hasto Kristiyanto Minta Partai Politik Dukung Presiden Jokowi

Menurut Hasto, apabila SBY memang mengetahui tanda-tanda Pemilu 2024 yang tidak jujur, seharusnya menyampaikan hal itu melalui proses hukum sehingga segala sesuatunya berakar dalam koridor hukum.

“Sekiranya kenegarawanan beliau dikedepankan, tentu saja apa yang beliau dengar dan ketahui itu dapat disampaikan ke KPU sebagai penyelenggara pemilu yang netral, yang juga pada pemilihannya, Partai Demokrat juga menyampaikan suaranya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hasto Kristiyanto Tantang SBY, Silakan Turun Gunung

SBY, kata Hasto, juga menuding bahwa konon akan diatur dua pasangan calon saja di Pilpres 2024.

Padahal, katanya lagi, seluruh pengamat politik dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyampaikan analisisnya bahwa Pemilu 2024 paling tidak ada tiga atau empat calon.

BACA JUGA:  Hasto Bocorkan Pertemuan Puan Maharani dan Airlangga, Prabowo

“Dan kemudian tiba-tiba Pak SBY sudah menghakimi bahwa sepertinya Presiden Jokowi melakukan pengaturan ada dua pasangan calon,” ucapnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.